SMP Negeri 12 Palembang Adiwiyata

Jalan Mataram No. 243 Kelurahan Kemas Rindo

Narkoba No!! Adiwiyata Yes!! SMPN 12 Palembang Is The Best!!

MIE REBUS TAMBAH KUAHMIE REBUS TAMBAH KUAH

Jum'at, 24 Nopember 2017 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 534 Kali

Oleh : Neta Amelia

 

Hai  guys ini pengalamanku yang memang mememalkan  tapi  mudah-mudahan akan menghibur teman-teman yang sedang sedih atau letih setelah belajar dan beraktivitas lainnya.
Jadi gini guys waktu itu aku masih duduk di kelas 8 dan mamaku masuk rumah sakit. Semua anggota keluargaku sedang menginap di rumah sakitmenjaga mama, jadi aku sedirian dirumah, Waktu itu aku ada tugas dari Pak Viko guru PPL kita,  disuruhmem buat peta. Aku membuat tugas sembari menonton tv karena  ada flim kesukaanku. 
Ttiba-tiba guys, aku merasa lapar. Aku pun turun ke dapur untuk mencari makanan di lemari dan di kulkas namun sayangnya ada lagi yang bisa dimakan untuk menganjal perut yang mulai bunyi- bunyi untuk diisi lagi. Aku pun mulai berpikir untuk memasak mie instan karena itu masakan yang praktis untuk mengganjalku perutku yang semakin nyaring hhehe.
Tapi, aku ingat dengan Amin yang orang tuanya jberjualan mie rebus  yang juga langganan keluargaku. Aku pun mengurungkan niatku memasak mie instant karena kayaknya lebih enak makan mie rebus si Amin deh enggak perlu masak lagi.
Aku bergegas membawa rantang dan uang Rp10.000 yang kuambil dari celenganke (hihi). Stelah di depan rumah aku lupa membawa tutup rantang. Kupikir tak mengapalah lagi pula cuma sebentar, pikirku dalam hati.
Bener aja malam itu pukul 20.30 itu Amin masih buka dan terlihat seorang ibu sedang menuggu didekat gerobaknya Amin.  Amin pun sibuk dengan wajan dan peralatannya, aroma masakkanya Amin yang khas meluap diudara bikin aku tambah laper.
''Min, mie rebus satu ya....,''kataku''Bentar ya Neta satu lagi punya ibu ini,'' jawab Amin 
''Oke, tapi buat aku bikin yang pedes ya Amin kuahnya dikit aja ,” ujarku 
“siap Neta dimakan di sinikan?,” tanya Amin 
“Dibawa pulang Min dirumah enggak ada orang dan sekalian aku ngerjain tugas,”
Sambil menunggu Amin melayani pembeli lain aku mengobrol-ngobrol sama temen SD dulu yang biasa nongkrong di tempat Amin. Enggak lama amin sudah selesai memasak mie rebus rebus pesananku. Aku segera membayar dan berjalan membawa mie rebus panas yang menggoda selera itu kembali kerumah. Tapi di tengah-tengah perjalanan mendadak hujan turun deras tanpa permisi. 
Dengan panik aku berlari kerumah sambil memegangi rantang berisi mie rebus biar isinya gak tumpah. Aku betul-betul lagi di tengah-tengah, mau balik tempat Amin sama jauhnya dengan kerumah. Setelah melalui perjuangan keras sampailah aku di rumah dengan serantang mie rebus yang sudah hampir meluap kuahnya karena kepenuhan.
 Waktu aku berlari-lari menyelamatkan diri tadi ternyata kuah mie yang tumpah masih kalah banyak dengan kuah tambahan yang turun langsung dari langit.  Apes nian tau cak itu beken mie instan bae tadi . TAMAT.

 

 

 

 

 

   Neta Amelia

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Mgs. Ahmad Fauzi, S.Pd, MM

Assalammu'alaikum Wr. Wb, Salam sejahterah bagi kita semua,   Terima kasih telah mengunjungi website kami. Website ini dibangun agar dapat menjadi…

Selengkapnya

TAUTAN